Berita

Perpustakaan Nasional RI
Artikel

Survei Tingkat Kepuasan Pemustaka Dalam Rangka Pemeliharaan Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2015 Tahun 2022

Bukittinggi - UPT Perpustakaan Proklamator Bung Hatta sebagai instansi yang bergerak dalam pemberian jasa informasi terhadap pemustakanya menerapkan standar-standar pelayanan. Salah satunya adalah menerapkan standar ISO 9001:2015 yang bertaraf internasional sebagai salah satu acuan dalam memberikan pelayanan prima. Hal tersebut dilakukan agar harapan pemustaka dalam menerima layanan yang diberikan dapat terpenuhi sesuai dengan realita di lapangan. Bertemunya harapan pemustaka dengan realita layanan yang didapatkan akan memunculkan kepuasan pemustaka. Untuk mengukur apakah pelayanan yang diberikan sudah memenuhi harapan pemustaka maka dilakukanlah survei tingkat kepuasan pemustaka. Selain itu, pengkajian ini dilakukan sebagai salah satu bahan evaluasi dalam memberikan layanan prima. Maka dari itu melalui survei ini dilakukan pengukuran tingkat kepuasan pemustaka sebagai salah satu indikator pemeliharaan Standar Manajemen Mutu ISO 9001:2015 di lingkungan UPT Perpustakaan Proklamator Bung Hatta tahun 2022.

 

Metode yang digunakan adalah metode survei. Jumlah populasi diambil dari rata-rata kunjungan tahun 2021, yaitu 132.015, dengan rata-rata bulanan sebanyak 11.001,25, pembulatan 11.002. Berangkat dari rata-rata bulanan, diambil hasil untuk rata-rata kunjungan harian sebesar 366, 7 dengan pembulatan 367. Maka, populasi ditetapkan sebesar 367. Populasi dianggap homogen dengan pertimbangan setiap pemustaka ingin mendapatkan layanan yang optimal. Maka dari itu pengambilan sampel menggunakan teknik Simple Random Sampling dimana setiap populasi dapat dijadikan sampel karena memiliki kecendrungan homogen. Suharsimi Arikunto (2010, 112) menyebutkan jika populasi berjumlah lebih dari 100, maka dapat diambil sampel bertingkat dari 10%-15%, 20%-25%, bahkan lebih. Berangkat dari itu, maka jumlah sampel yang diambil dalam survei kali ini sebanyak 25% dari populasi, yaitu 92 sampel atau responden.

 

Teknik pengumpulan data menggunakan kuisioner/angket tertutup dengan bentuk checklist. Kuisioner disebar kepada responden dalam rentang waktu 2 (dua) bulan berkala dari bulan September - Oktober 2022. Total penilaian diambil dari jumlah kategori baik dikurang jumlah kategori buruk. Kategori baik merupakan akumulasi penilaian Sangat Puas ditambah Puas sedangkan Kategori buruk diambil dari akumali penilaian Kurang Puas ditambah Tidak Puas.  Total Penilaian kemudian dibagi jumlah nilai Kriterium, yaitu skor maksimum jika semua jawaban responden termasuk ke dalam kategori Baik.

 

Responden dikategorikan menjadi 5 (lima) kategori, yaitu Status Keanggotaan, Jenis Kelamin, Pendidikan, Jenis Pekerjaan dan Jumlah Kunjungan ke Perpustakaan. Responden dengan status anggota perpustakaan sebanyak 100% sedangkan responden dengan status non anggota perpustakaan sebanyak 0%. Adapun responden dengan jenis kelamin laki-laki sebanyak 32,61% dan peremupan sebanyak 67,39%. Kategori responden berdasarkan pendidikan adalah; SD sebanyak 4,35%, SMP sebanyak 3,26%, SMA sebanyak 29,35%, D3 sebanyak 8,70%, S1/D4 sebanyak 51,09% dan S2 sebanyak 3,26%. Sedangkan kategori responden berdasarkan pekerjaan adalah; Pelajar sebanyak 13,04%, Mahasiswa sebanyak 60,87%%, Guru sebanyak 4,35%, ASN sebanyak 3,26%, Swasta sebanyak 10,87% dan Umum sebanyak 7,61%. Dari 92 responden, 29,35% mengunjungi perpustakaan kurang dari 5 kali, 32,61% antara 5-10 kali, dan 38,04% lebih dari 10 kali. Adapun persentase ruangan yang dikunjungi adalah; ruang baca umum, 77,17%, ruang anak, 10,87% dan refersnsi, 11,96%.

 

Secara garis besar, hasil pengolahan data  dari 92 respinden diperoleh tingkat kepuasan pemustaka sebesar 93,775%. Besaran tersebut melebihi target pada sasaran mutu yaitu 85%. Hasil meningkat 0,368% dari  tahun sebelumnya dimana tahun 2021 persentase kepuasan sebesar 93,407%. Terdapat catatan untuk beberapa poin penilaian karena berada dibawah standar, yaitu: Penilaian terhadap Ketersediaan koleksi, sebesar 73,913%; Penilaian terhadap Kemudahan menemukan koleksi dalam katalog / OPAC, sebesar 76,087%; Penilaian terhadap Keragaman / variasi jenis koleksi, sebesar 82,609%, Penilaian terhadap Akses Internet (Wi-Fi), sebesar 84,783%; dan Penilaian terhadap Kemutakhiran koleksi secara umum, sebesar 86,957%. Angka ini sudah berada di atas standar penilaian, namun tetap perlu diperhatikan karena tidak terlalu jauh.

 

Dari data yang masuk, juga terdapat beberapa keluhan dan saran yang datang dari responden. Keluhan pemustaka dari kuisioner yang disebar yaitu: Lumayan susah mencari buku sebab ada beberapa buku tidak pada tempatnya, Kebersihan Lift, Kebersihan halaman depan perpustakaan, Kesulitan dalam mencari buku dan kode panggil buku, Tidak menemukan buku koleksi Keminangkabauan, dan Koleksi buku hukum keluarga, hukum perdata islam, dan hukun acara peradilan agama sangat minim.

 

Sedangkan untuk saran pemustaka dapat dikategorikan menjadi: Shelving dan Rambu Layanan, Regulasi peminjaman koleksi, Event Kemasyarakatan, Penambahan koleksi, Fasilitas Pelayanan, Kebersihan, Kemutakhiran Koleksi, dan Inisiatif Petugas.

 

Semoga dengan adanya survei kepuasan pemustaka tahun 2022 ini, UPT Perpustakaan Proklamator Bung Hatta dapat terus mengembangkan dan memberikan layanan yang prima kepada seluruh pemustaka dan masyarakat secara menyeluruh.

 

Adapun tindak lanjut terhadap hasil survei kepuasan pemustaka tersebut dapat dilihat melalui dokumen berikut :

Tindak Lanjut Terhadap Hasil Survei Kepuasan Pemustaka

 

Penulis : Rendy Oktriananda

Penyunting : Christyawan Ridanto Pitoyo


Galeri Berita


Image Image Image Image Image Image Image