Artikel

WORKSHOP PENGEMBANGAN SENI MENYULAM TRADISIONAL SEBAGAI SALAH SATU CARA PELESTARIAN SULAMAN

Bukittinggi - UPT Perpustakaan Proklamator Bung Hatta menyelenggarakan kegiatan prioritas nasional dalam rangka Layanan Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial. Kegiatan yang diselenggarakan kali ini adalah Workshop Pengembangan Seni Menyulam Tradisional. Kegiatan ini bertujuan untuk membekali peserta tentang teknik serta kreasi menyulam benar yang nantinya akan memberikan efek langsung terhadap peningkatan perekonomiannya. Workshop ini dilaksanakan selama 3 hari yaitu pada tanggal 6-8 Juli 2021 bertempat di Ruang Seminar UPT Perpustakaan Proklamator Bung Hatta. Peserta workshop berjumlah 30 orang yang terdiri dari perajin sulaman, ibu rumah tangga dan umum. Peserta dipilih setelah melewati tahapan seleksi berdasarkan hasil karya yang dikirim.

 

Workshop ini dipandu oleh Rendy Oktriananda, S.I.Pus selaku pembawa acara. Acara diawali dengan pembukaan secara resmi dan sambutan oleh Kepala UPT Perpustakaan Proklamator Bung Hatta, Drs. Nur Karim, M. Hum. Kegiatan ini bertujuan untuk membekali peserta tentang teknik serta kreasi menyulam yang nantinya akan memberikan efek langsung terhadap peningkatan perekomonian.

 

Acara dilanjutkan dengan penyampaian materi sesi I yang disampaikan oleh Dr. Wesnina, M.Sn. melalui video conference. Beliau adalah Dosen Pendidikan Tata Busana, Universitas Negeri Jakarta.  Materi yang disampaikan terkait definisi tekstil; tekstil dalam pasaran perdagangan; pengelompokkan tekstil; pengertian menyulam; sejarah menyulam; jenis-jenis dan contoh sulaman; dan perbedaan sulaman dan bordiran. Materi Sesi II disampaikan oleh Widdiyanti, S.Sn., M.Sn secara tatap muka. Beliau adalah Dosen Kriya Seni, Institut Seni Indonesia Padang Panjang dan Owner Batik Canting Buana Kreatif Padang Panjang. Materi yang disampaikan terkait dengan pengertian menyulam; teknik menyulam; sejarah sulam di Indonesia; sulam di era 4.0; disampaikan juga tentang bagaimana memadukan karya seni sulam dengan karya seni batik. Diakhir sesi, narasumber memberikan pertanyaan kepada peserta, peserta yang berhasil menjawab pertanyaan tersebut dengan benar dan baik diberikan hadiah berupa kaos.

 

Pada hari kedua, materi sesi III disampaikan oleh Dr. Wesnina, M.Sn. Adapun materi yang disampaikan pada sesi ini meliputi : pengantar desain, unsur desain dan prinsip desain; unsur arah dan unsur garis; contoh unsur desain; unsur desain bentuk; penggolongan desain; contoh desain; syarat desain; desain hiasan dan syarat desain hiasan; contoh desain hiasan; penempatan desain hiasan; ditampilkan juga tentang contoh-contoh penempatan desain hiasan. Materi Sesi IV disampaikan oleh Dra. Eni Murnisari. Beliau adalah Owner Enni Design. Materi Sesi IV dengan judul materi “Hiasan Sulaman: Pengertian Sulaman; Macam-Macam Sulaman; Jenis Tusuk Dasar Sulam; Persiapan Tempat Kerja, Alat dan Bahan; Contoh Aplikasi Sulaman.” Materi juga diisi oleh praktek membuat sulaman tangan untuk hiasan dinding dengan enam motif yang telah disediakan oleh narasumber. Peserta dibagi kedalam 6 kelompok masing-masing yang terdiri dari 5 peserta. Setiap kelompok mendapatkan motif yang berbeda-beda.

 

Pada hari ketiga, Materi Sesi V disampaikan oleh Desi Oktavia, A.Md melalui tatap muka. Beliau adalah Owner Sulaman Putri Ayu. Materi yang disampaikan dengan judul “Jahit Kapalo Samek Berbenang Emas.” Sulaman Kapalo Samek merupakan sulaman khas Sumatera Barat yang tidak hanya diminati oleh orang Sumatera Barat, namun juga diminati oleh orang luar Sumatera Barat. Penyampaian materi hanya sebagai pengantar kemudian dilanjutkan dengan praktek membuat sulaman kapalo samek untuk selendang dengan enam motif yang berbeda-beda untuk setiap kelompok.

 

Setelah materi sesi V selesai, dilanjutkan dengan pengumuman teknis pendampingan disampaikan oleh Annisa Hidayatul Husna, S.IIP selaku Ketua Pelaksana kegiatan. Pendampingan dilaksanakan mulai tanggal 9 Juli 2021 - 23 Agustus 2021. Selama masa pendampingan, peserta diberi tugas melanjutkan sulaman pada selendang dan membuat sulaman pada bahan baju. Pendampingan dilaksanakan melalui daring melalui grup pada aplikasi whatsapp yang telah disediakan oleh panitia. Peserta bisa berkonsultasi dengan para narasumber melalui whatsapp tersebut, terutama terkait kendala yang dihadapi dalam penyelesaian tugas yang diberikan selama pendampingan. Selanjutnya, akan dilaksanakan evaluasi terhadap hasil karya peserta yang akan dilaksanakan pada tanggal 25 Agustus 2021.

 

Workshop ditutup oleh Kepala UPT Perpustakaan Proklamator Bung Hatta, Drs. Nur Karim, M.Hum, beliau berharap semoga dengan selesainya kegiatan ini dapat menambah wawasan dan kreatifitas para peserta, dapat dikembangkan dan dapat meningkatkan taraf perekonomian. Terimakasih kepada panitia, Koordinator dan Sub Koordinator Layanan Informasi Perpustakaan, terutama untuk narasumber yang telah bersedia membagi ilmunya. Selanjutnya acara ditutup dengan membaca Alhamdulilllah.

 

Produk sulaman berupa hiasan dinding yang dihasilkan dari workshop ini akan diekspos pada acara Pergelaran Produk Inklusi Sosial Ke-Bung Hatta-an yang bertepatan dengan ulang tahun Bung Hatta yang ke- 119 Tahun pada tanggal 12 Agustus 2021.

 

Penulis            : Annisa Hidayatul Husna

Penyunting     : Christyawan Ridanto Pitoyo

Fotografer      : Daffa Ibnu Fauzan