Artikel

FOCUS GROUP DISCUSSION (FGD) DALAM RANGKA WORKSHOP PENGEMBANGAN SENI MENYULAM TRADISIONAL

Bukittinggi – (11/06) UPT Perpustakaan Proklamator Bung Hatta mengadakan kegiatan Focus Group Discussion (FGD) dalam rangka Workshop Pengembangan Seni Menyulam Tradisional.  Workshop ini merupakan salah satu program prioritas nasional Perpustakaan Proklamator Bung Hatta, yaitu mewujudkan Layanan Perpustakaan berbasis Inklusi Sosial.

 

FGD dilaksanakan pada hari Jumat, 11 Juni 2021 bertempat di Ruang Seminar UPT Perpustakaan Proklamator Bung Hatta. FGD dihadiri oleh pakar/praktisi, Kepala UPT Perpustakaan Proklamator Bung Hatta, Pejabat Struktural dan Fungsional UPT Perpustakaan Proklamator Bung Hatta serta panitia pelaksana Workshop Pengembangan Seni Menyulam Tradisional. Adapun pakar/praktisi yang hadir adalah Isra Yonza, S.H, M.H (Kepala Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Perindustrian dan Tenaga Kerja Kota Bukittinggi), Dr. Wesnina, M.Sn (Dosen Pendidikan Tata Busana Universitas Negeri Jakarta), Widdiyanti, S.Sn, M.Sn (Dosen Kriya Seni Institut Seni Indonesia Padang Panjang), Dra. Eni Murnisari (Owner Enni Design) dan Desi Oktavia, A.Md (Owner Sulaman Putri Ayu).

 

FGD Workshop Pengembangan Seni Menyulam Tradisional dibuka oleh Mai Della Anglianti, S.IIP selaku pembawa acara. Laporan Koordinator Kegiatan disampaikan oleh Erni Zulfan, S.Sn selaku Plh. Koordinator Layanan Informasi dan Kerjasama Perpustakaan sekaligus Koordinator Kegiatan Workshop Pengembangan Seni Menyulam. Beliau menyampaikan, kegiatan Workshop Pengembangan Seni Menyulam merupakan salah satu kegiatan Prioritas Nasional yang diusung oleh Bappenas dan diwujudkan melalui Layanan Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial. Diharapkan kegiatan ini dapat memberi dampak pada masyarakat yang terukur, khususnya masyarakat di sekitar Kota Bukittinggi.

 

Selanjutnya, sambutan disampaikan oleh Drs. Nur Karim, M.Hum selaku Kepala UPT Perpustakaan Proklamator Bung Hatta. Beliau menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan kegiatan yang bertujuan untuk pemberdayaan masyarakat melalui berbagai keterampilan dan pengembangan kemampuan masyarakat. Peserta bisa mandiri, memanfaatkan ilmu yang didapat sehingga dapat meningkatkan taraf hidup. Kegiatan inklusi dalam rangka pengembangan keterampilan kedepannya diharapkan bisa difasilitasi dengan adanya ruang keterampilan di perpustakaan.

 

Pembahasan materi FGD Workshop Pengembangan Seni Menyulam Tradisional dipandu oleh Rendy Oktriananda, S.I.Pus selaku Moderator. FGD ini membahas mengenai pemantapan persyaratan peserta, penyamaan persepsi mengenai output dan outcome dari kegiatan workshop, penugasan peserta workshop, pendampingan dan evaluasi.

 

Adapun rangkaian kegiatan adalah sebagai berikut Workshop Pengembangan Seni Menyulam Tradisional akan dilaksanakan pada tanggal 6-8 Juli 2021 bertempat di Ruang Seminar UPT Perpustakaan Proklamator Bung Hatta. Pendampingan dilaksanakan pada 9 Juli-23 Agustus 2021 bertempat di rumah masing-masing peserta dan Evaluasi dilaksanakan pada 26 Agustus 2021 bertempat di Ruang Seminar UPT Perpustakaan Proklamator Bung Hatta.

 

Penulis        : Annisa Hidayatul Husna

Penyunting : Christyawan Ridanto Pitoyo

Fotografer   : Daffa Ibnu Fauzan